Mulai Februari hingga Mei 2025, YADEMA memfasilitasi penyelenggaraan mata kuliah Ethics of Inter-Religious Cooperation for Peace di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta. Inisiatif ini hadir sebagai respons atas dinamika sosial yang semakin kompleks, termasuk polarisasi, sentimen identitas, dan ketegangan antar kelompok yang kerap muncul di ruang publik.
Mata kuliah ini dirancang tidak hanya sebagai ruang diskusi teoritis, tetapi sebagai proses pembelajaran yang reflektif dan aplikatif. Mahasiswa diajak untuk memahami dasar-dasar etika dalam kerja sama lintas agama, menggali refleksi teologis dari berbagai perspektif, serta menganalisis studi kasus yang relevan dengan konteks Indonesia. Melalui pendekatan ini, keberagaman tidak dipahami sebagai tantangan semata, tetapi sebagai ruang perjumpaan nilai yang bisa dikelola secara konstruktif.

Salah satu komponen penting dalam program ini adalah proyek aplikatif. Mahasiswa mengembangkan model kerja sama lintas agama yang berangkat dari nilai bersama, tanggung jawab sosial, dan komitmen terhadap perdamaian. Proses ini mendorong mereka untuk bergerak dari wacana menuju praktik, dari refleksi menuju rancangan aksi yang konkret. Harapannya, pendekatan yang terstruktur ini memperkuat kapasitas generasi muda dalam membaca dinamika sosial secara lebih kritis dan membangun dialog yang lebih dewasa. Di tengah masyarakat yang semakin terfragmentasi, pendidikan etika lintas agama menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga kohesi sosial jangka panjang.
Melalui program ini, YADEMA tidak hanya memfasilitasi perkuliahan, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan ruang belajar yang mendorong keberanian berdialog, kemampuan mengelola perbedaan, dan komitmen terhadap perdamaian yang berkelanjutan.










